{"id":742,"date":"2019-02-12T13:56:49","date_gmt":"2019-02-12T06:56:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/?p=742"},"modified":"2019-09-13T13:59:09","modified_gmt":"2019-09-13T06:59:09","slug":"cirebon-power-tekan-emisi-pltu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/cirebon-power-tekan-emisi-pltu\/","title":{"rendered":"Cirebon Power Tekan Emisi PLTU"},"content":{"rendered":"\n<p>Republika.com (12\/2\/2019) | Perusahaan\npembangkit listrik Cirebon Power menerima penghargaan \u201cThe Green Era Award for\nSustainability\u201d dari lembaga internasional Otherways\u2019 Management &amp;\nConsulting Association di Lisbon, Portugal. Cirebon Power dinilai berhasil\nmenjadi pelopor energi bersih di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>Penghargaan The Green Era Award for\nSustainability diberikan kepada perusahaan, lembaga dan perorangan yang dipilih\noleh juri untuk pencapaian kebersihan lingkungan, inovasi, kualitas dan\nteknologi serta praktik industri yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Presiden Direktur Cirebon Power Heru\nDewanto mengatakan, penghargaan tersebut memacu perusahaan untuk meningkatkan\nkualitas energi bersih dari pengoperasian PLTU. <\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami berkomitmen terhadap green\nsustainability. Karena itu sejak awal kami memastikan jadi pelopor teknologi\nbatu bara bersih, dan menerapkan berbagai fasilitas canggih untuk menekan emisi\ndan efek gas rumah kaca hingga level terendah,&#8221; kata Heru, Selasa (12\/2). <\/p>\n\n\n\n<p>Heru mengatakan, Cirebon Power juga\nakan menggunakan teknologi mutakhir dan siap menjadi pilot project industri\n4.0. Program ini dalam rangka menyambut tujuan pemerintah untuk menciptakan\nindustri digitalisasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Dia menjelaskan, emisi pembangkit\nCirebon Power jauh di bawah ambang batas pemerintah. Bahkan, kata dia, Cirebon\nPower berada di posisi puncak dari seluruh pembangkit ramah lingkungan.\n&#8220;Kami juga berhasil menekan gas rumah kaca selalu di bawah 1.00 kg CO2 eq\n\/ KWh yang ditentukan sebagai nilai optimal dalam industri pembangkitan\nlistrik. &#8221; ungkap Heru. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam menjalankan green sustainability,\nCirebon Power melibatkan masyarakat sekitar pembangkit. Menurut Heru,\npemberdayaan masyarakat tak hanya sekedar tanggung jawab sosial, namun juga\nupaya untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar pembangkit.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami mendukung lebih dari 1000 usaha\nmikro dan usaha kecil untuk berkembang, dan menggandeng nelayan serta warga\npecinta lingkungan untuk menghijaukan pesisir Cirebon. Di sektor pendidikan,\nkami menggagas vokasi ketenagalistrikan pertama untuk mencetak tenaga terampil,\nserta mendorong semangat belajar belasan ribu siswa sekolah dasar\u201d tutur Heru. <\/p>\n\n\n\n<p>Cirebon Power merupakan konsorsium\npengembang pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) pertama di Indonesia yang\nmenerapkan teknologi batu bara bersih di Indonesia, dengan mengoperasikan PLTU\nCirebon berkapasitas 660 MW sejak 2012. Pembangkit yang paling awal menerapkan\nteknologi super critical ini, memproduksi 5 TWh listrik setiap tahunnya atau\nsetara dengan daya listrik bagi satu juta rumah. <\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan itu juga sedang embangun pembangkit kedua dengan kapasitas 1.000 MW. Pembangkit yang ditargetkan beroperasi pada 2022 itu, akan menggunakan teknologi yang lebih maju dan bersih, yaitu Ultra Super Critical. Proses pembangunan pembangkit itu kini telah mencapai 24 persen dan ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2022 untuk memperkuat suplai listrik di Grid Jawa-Madura-Bali (Jamali).<br><br><strong>Sumber<\/strong><br>https:\/\/www.republika.co.id\/berita\/ekonomi\/korporasi\/19\/02\/12\/pmtmmu416-cirebon-power-tekan-emisi-pltu <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Republika.com (12\/2\/2019) | Perusahaan pembangkit listrik Cirebon Power menerima penghargaan \u201cThe Green Era Award for Sustainability\u201d dari lembaga internasional<span class=\"excerpt-hellip\"> \u2026<\/span><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":743,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perusahaan"],"fimg_url":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/wp-content\/uploads\/warga-sekitar-melihat-pltu-cirebon-_151127135422-749.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=742"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/742\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}