{"id":691,"date":"2018-05-10T05:45:37","date_gmt":"2018-05-09T22:45:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/?p=691"},"modified":"2019-09-12T05:47:41","modified_gmt":"2019-09-11T22:47:41","slug":"target-cirebon-power-akan-fokus-selesaikan-unit-pembangkit-ke-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/target-cirebon-power-akan-fokus-selesaikan-unit-pembangkit-ke-2\/","title":{"rendered":"Target Cirebon Power Akan Fokus Selesaikan Unit Pembangkit ke-2"},"content":{"rendered":"\n<p>Swa.co.id (10\/5\/2018) | Sebagai\nindependent power producer (IPP),&nbsp;\nCirebon Power yang berdiri tahun 2007 adalah perusahaan konsorsium\nmultinasional dari nama-nama besar industri energi dan infrastruktur Asia.<\/p>\n\n\n\n<p>Marubeni Corporation,Indika Energy,\nKorea Mindland Power (Komipo), dan Samtan Corporation merupakan nama di balik\npembangkit listrik unit 11 x 66 MW yang berlokasi di Kanci, Kabupaten Cirebon,\nJawa Barat itu. Sejak Juli 2012, unit 1 Cirebon Power telah menghasilkan 5 TWh\nlistrik per tahun melalui sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali).<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Presiden Direktur Cirebon\nPower, Heru Dewanto, pembangunan pembangkit listrik unit I ini dimulai Mei 2008\ndan resmi dioperasikan 2012. Pembangkit listrik ciptaan Cirebon Power yang ini\nmenjadi pelopor teknologi batu bara bersih adalah Super Critical Technology\n(SC). \u201cDidukung lebih dari 200 personil, Cirebon Power berkomitmen\nmengimplementasikan sistem operasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,\u201d\ntambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengembangan yang dilakukan Cirebon\nPower saat ini, salah satunya membangun pembangkit listrik unit kedua,\nberlokasi sama, berkapasitas 1.000 MW dengan Ultra-Super Critical Power (USC).\nTeknologi ini mampu beroperasi denga tekanan panas dan temperatur yang lebih\ntinggi sehingga mendorong tingkat efisien hingga 40%. \u201cSaat ini hanya ada tiga\npembangkit listrik yang menggunakan teknologi ini di seluruh dunia,\u201d ungkap\nHeru.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, teknoloi USC dapat\nmenurunkan gas emisi CO2 hingga sepertiga dari emisi yang dihasilkan pembangkit\nlistrik SC. Unit ekspansi 1 x 1.000 MW dengan teknologi USC Cirebon Power\nditargetkan mulai beroperasi pada 2020. \u201cInovasi merupakan sumbangsih kami\ndalam mendukung agenda mengurangi emisi global. Menggunakan teknologi ramah\nlingkungan sehingga produksi lebih andal menjadi pilihan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Cirebon Power sebagai perusahaan IPP\nbekerja sama dengan PLN dalam kontrak jual-beli listrik atau Power Purchase\nAgreement (PPA) yang kseluruhan listriknya dijual ke pihak PLN. Untuk nilai\nharga jual mengacu pada aturan Kementerian ESDM. Terkait dengan harga batubara\nyang terkadang mengalami fluktuasi, Heru menambahkan, \u201cHarga batubara itu\npass-through ke PLN. Jadi, bukan menjadi risiko pengembang, namun risiko PLN.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Penetuan harga jual ke PLN, menurutnya\nsudah&nbsp; wajar setelah dihitung biaya\nproduksi. Keuntungan yang didapat cukup wajar berdasarkan Permen yang ada di\nKementerian ESDM. Namun tantangannya adalah peraturan yang sering berubah-ubah\nberdampak pada industri. \u201cBisnis listrik&nbsp;\nberurusan dengan regulasi. Dengan adanya sedikit perubahan aturan itu\ndampaknya ke kami, regulated industry&nbsp;\ntersebut sangat besar. Jadi pemerintah harus paham akan hal itu,\u201d\nujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Target Cirebon Power akan fokus menyelesaikan unit pembangkit yang ke-2. Dengan luas 200 hektar yang dimilikinya, jika dibutuhkan negara, manajemen akan siap membangun pembangkitnya lagi.<br><br><strong>Sumber<\/strong><br>https:\/\/swa.co.id\/swa\/trends\/target-cirebon-power-akan-fokus-selesaikan-unit-pembangkit-ke-2 <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Swa.co.id (10\/5\/2018) | Sebagai independent power producer (IPP),&nbsp; Cirebon Power yang berdiri tahun 2007 adalah perusahaan konsorsium multinasional dari<span class=\"excerpt-hellip\"> \u2026<\/span><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":692,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-691","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perusahaan"],"fimg_url":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/wp-content\/uploads\/heru-Dewanto-Cirebon-Power.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/691","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=691"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/691\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cirebonpower.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}